Wednesday, October 7, 2009

Inikah Balasannya......

Gempa: Bantuan Malaysia Ditolak Warga Sumatra Barat

JAKARTA - Berbagai bantuan telah mengalir dan mulai menumpuk di Bandara Minangkabau, Padang, Sumatera Barat sejak Kamis lalu, hal ini cukup mengganggu kepadatan traffic di Bandara Minangkabau, Padang, Sumatera Barat, yang sudah cukup tinggi dan mengakibatkan sejumlah penerbanganmengalami delay. Bahkan pesawat yang ditumpangi Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dan Menko Kesra Aburizal Bakrie sempat tertahan di udaraPadang selama beberapa jam.

Namun ada yang menarik dari tumpukan bantuan tersebut, yaitu dipisahkannya bantuan dari Pemerintah Malaysia dengan bantuan dari negara-negara lainnya, hal ini di sebabkan karena adanya penolakan bantuan dari Pemerintah Malaysia dikarenakan alasan sumber dana Judi.

"Kami sangat berterimakasih atas kepedulian Pemerintah Malaysia, namun karena dibeberapa tempat terjadi penolakan dikarenakan alasan judi, kami memilih untuk memisahkan bantuan Pemerintah malaysia dengan bantuan negara lain, akan tetapi banyak jugabantuan dari perkumpulan warga minang di Malaysia yang mengirim bantuan dan tidak ditolak" ujar Kepala Distribusi Bantuan Bandara Minangkabau, Departemen Perhubungan Budi S Ervan.

Seperti diketahui Pemerintah Malaysia memiliki fasilitas perjudian terbaik dan terlengkap di AsiaTenggara dengan omset pendapatan 4 Milliar Dollar/tahun bernama GentingHighland, dan hal tersebut dinilai warga Sumatra Barat sangat bertolak belakang dengan budaya Muslim negeri Jiran tersebut. Bantuan PemerintahMalaysia berupa Mie Instan, Selimut, Tenda dan obat-obatan terlihat dibiarkan menumpuk di sisi kiri bandara Minagkabau dan sangat menggangu lalu-lintas bantuan korban gempa.

"Bantuan dari Negara Jepang yang tiba lebih dulu berupa 2500 Genset, 500 Tenda, 25 Instalasi penyaringan air, 400 Toilet portable dan 10 Kontainer Rumah Sakit Mini sudah kami sebarkan di 6 Kabupaten, sedang dari Pemerintah Amerika, Brasil,Jerman, Filipina, Brunai, Australia, Thailand, Vietnam dan Russia berupa Beras, obat-obatan, tenda, selimut, bahan makanan, instalasi air yang total keseluruhan berjumlah sekitar 28.000 ton akan tiba mulaihari ini, kami berusaha berkoordinasi dengan Barkorlak dan Palang MerahInternasional untuk penyediaan tempat penyimpanan dan penyalurannya" ujar Budi S Ervan.

Harian Kota, Jumat (2/10/2009).


SUmber : Harian Kota

4 comments:

Juezura said...

gila arr kalau betul jadi gini..jepun tak ada fasiliti judi ke? hmmm buang masa jerla kalau ada pemikiran begini

TokNabe said...

Nak dipejamkan mata, meamng tak patut sebab dikatakan serumpun.

Dah dihulurkan tangan..... bukan disambut ditepiskan pulak.

BelalangDewa said...

to Kak Zue:
memang diorang tu giler... setiap kebaikan kita semua diorang bakulsampahkan...

BelalangDewa said...

to TokNabe:

boleh jugak kalau nak pejam mata. Tapi orang Indon yang melampau tu dok di Jakarta. Orang Jawa. Tapi yang malang tu di Padang, orang Minang. Banyak suku sakat mereka di Malaysia... Negeri 9 paling ramai.